JAKARTA - Dalam upaya mengamankan pasokan energi dan mempercepat transisi menuju penggunaan bahan bakar yang lebih bersih, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) resmi memulai pembangunan pipa gas ruas Natuna-Pemping.
Proyek strategis ini merupakan bagian dari peta jalan besar pemerintah untuk mengoptimalkan potensi gas alam di Laut Natuna guna memenuhi kebutuhan pembangkit listrik dan industri di wilayah Kepulauan Riau serta sekitarnya. Dengan dimulainya proyek ini pada Februari 2026, PLN EPI menunjukkan integritas dalam memperkuat rantai pasok energi nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) yang lebih mahal dan tinggi emisi.
Detail Proyek Pipa Gas Natuna-Pemping
Pembangunan infrastruktur ini memiliki beberapa spesifikasi dan target teknis penting:
Konektivitas Strategis: Jalur pipa ini akan menghubungkan sumber gas di blok Natuna langsung ke Pulau Pemping, yang berfungsi sebagai hub distribusi gas utama untuk wilayah Batam dan sekitarnya.
Dukungan Transisi Energi: Gas yang dialirkan akan digunakan sebagai bahan bakar utama pembangkit listrik PLN, menggantikan bahan bakar fosil cair guna mencapai target dekarbonisasi.
Peningkatan Kapasitas Logistik: Pipa ini dirancang untuk memiliki kapasitas alir yang besar guna menjamin ketersediaan energi jangka panjang seiring dengan pertumbuhan industri di kawasan perdagangan bebas (FTZ).
Dampak Strategis bagi Ketahanan Energi
Pembangunan ruas pipa gas ini diprediksi akan membawa sejumlah manfaat nyata:
Efisiensi Biaya Pokok Produksi (BPP) Listrik: Penggunaan gas alam jauh lebih ekonomis dibandingkan BBM, sehingga berpotensi menjaga stabilitas tarif listrik bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Keamanan Pasokan Energi (Energy Security): Memanfaatkan cadangan gas domestik memperkuat kedaulatan energi Indonesia, sehingga pasokan listrik nasional tidak mudah goyah oleh fluktuasi harga energi global.
Stimulus Ekonomi Wilayah: Ketersediaan gas yang stabil akan menarik lebih banyak investor ke kawasan industri di Kepulauan Riau, menciptakan lapangan kerja baru, dan menggerakkan ekonomi lokal.