JAKARTA - Menjelang tibanya bulan suci Ramadan tahun 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (UIW Babel) melakukan langkah proaktif untuk memastikan seluruh aktivitas ibadah masyarakat berjalan tanpa kendala.
Dalam apel kesiagaan terbaru, PLN Babel mengumumkan pengerahan 1.000 personel yang disebar di seluruh titik strategis guna mengamankan pasokan listrik selama Ramadan. Langkah ini diambil untuk menjaga integritas layanan kelistrikan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa, salat tarawih, hingga momen kebersamaan keluarga dengan pencahayaan dan daya listrik yang stabil dan andal.
Strategi Penyiagaan Personel dan Infrastruktur Vital
Pengerahan seribu personel ini bukan sekadar jumlah, melainkan bagian dari strategi manajemen beban dan mitigasi gangguan yang terstruktur. Para petugas yang terdiri dari pegawai PLN dan mitra kerja teknis disiagakan selama 24 jam penuh dalam sistem shift. Fokus utama mereka adalah memantau kondisi jaringan transmisi dan distribusi, terutama pada jam-jam puncak konsumsi listrik, yaitu saat waktu berbuka puasa, salat tarawih, dan waktu sahur.
Selain personel, PLN Babel juga menyiapkan infrastruktur pendukung seperti unit gardu bergerak, generator cadangan, dan armada teknis yang siap bergerak cepat jika terjadi gangguan yang tidak terduga. Integritas sistem kelistrikan di Bangka maupun Belitung terus diperkuat dengan melakukan pemeliharaan jaringan sebelum memasuki bulan Ramadan, guna meminimalisir risiko pemadaman akibat faktor teknis maupun gangguan alam.
Fokus Pengamanan pada Rumah Ibadah dan Fasilitas Publik
Selama bulan Ramadan, PLN Babel memberikan perhatian khusus pada titik-titik pusat aktivitas keagamaan:
Masjid dan Rumah Ibadah: Memastikan pasokan listrik ke masjid-masjid besar di Pangkalpinang, Tanjung Pandan, dan wilayah lainnya tetap prioritas agar ibadah tarawih dan tadarus tidak terganggu.
Pusat Keramaian dan Pasar Ramadan: Menjamin ketersediaan daya bagi para pedagang dan masyarakat yang berkumpul untuk mencari takjil, guna mendukung perputaran ekonomi lokal.
Fasilitas Kesehatan dan Objek Vital: Tetap menjaga keandalan listrik di rumah sakit dan fasilitas umum lainnya sebagai bagian dari standar operasional prosedur nasional.
Integritas Pelayanan dan Respon Cepat Melalui PLN Mobile
Manajemen PLN Babel menegaskan bahwa kesiagaan 1.000 personel ini juga didukung oleh sistem pelaporan digital yang terintegrasi. Masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan jika melihat adanya potensi gangguan atau mengalami masalah kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile. Dengan sistem ini, personel di lapangan dapat langsung menerima koordinat lokasi gangguan dan melakukan perbaikan dalam waktu singkat.
"Kami berkomitmen memberikan kenyamanan maksimal bagi warga Bangka Belitung. Kehadiran personel di lapangan adalah jaminan kami atas layanan yang berintegritas dan responsif," ungkap perwakilan PLN Babel. Upaya ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang bagi seluruh pelanggan di Negeri Laskar Pelangi selama menjalani bulan penuh berkah ini.